Portal Kota Tomohon, Sulawesi utara - Indonesia

Kesehatan

Rumah Sakit

Rumah Sakit Umum Gunung Maria Tomohon
Jalan Sejahtera Nomor 282 Tomohon
Tel. (61-431) 351-008, 351-308, 352-944, Fax (61-431) 352414
E-Mail: rsgunungmaria@telkom.net

Sejarah Singkat...
Pada tanggal 17 Juli 1898 tiba di Manado 6 suster JMJ, yang keesokan harinya tiba dan mulai berkarya di Tomohon. Mereka adalah: Suster. Boniface Meyer, Basilisa Heister, Wenceslas te Poel, Dosithea Schambergen, Josephie v.d. Berg dan Sr. Lastitia Loonen.
Awalnya, mereka membuka poliklinik yang kemudian berkembang jadi rumah sakit. Selanjutnya membuka kursus menjahit dan rumah tangga yang kelak berkembang dan kini jadi SMK.
Dari klinik, pada Juli 1916 dengan ijin Mgr. Luypen, didirikan rumah sakit berkapasitas 10 orang, dinamai 'Marienheuvel' (Gunung Maria). Pada 8 Mei 1918 rumahsakit itu mulai dimanfaatkan. Menyusul pada 12 April 1921 umat Katolik bersama Pastor Kleman MSC membeli sebidang tanah buat rumah sakit di Kolongan. Tahun 1928 gedungnya sudah permanen, dan diberkati tahun 1930, serta telah mulai dilayani dokter pemerintah sejak 1929.
Direktur pertama adalah dr. H.A.P.C. Oomen yang tiba tahun 1930. Beberapa dokter yang pernah jadi direktur rumah sakit berkapsitas 250 tempat tidur itu adalah dr. J.van Balen, dr. J.van Tonggeren (mulai Desember 1955), dr. J.Lukas Que (1956), (Prof.) dr. Pieter E.A.Pangalila sejak 1974, dan dr. Leonard Ratulangi, DAF. Sejak tahun 1999 Prof. dr. A.R. Sumual, SpDKE.


Rumah Sakit Gemim Bethesda
Talete Tomohon
Tel. (61-431) 351-035 Fax 
E-Mail:

Sejarah Singkat...
Sebelum ada Rumah Sakit 'Bethesda', maka oleh desakan Klasis dan Jemaat Tomohon, tahun 1940 didirikan Kraamklinik (Klinik Bersalin) yang perlengkapannya dibantu Serikat Kaum Ibu Belanda dan Indo-nesia di Tomohon.
Oleh desakan jemaat-jemaat Wilayah GMIM Tomohon, Kakaskasen dan Tanawangko, Rumah Sakit Bethesda dibuka tanggal 5 Agustus 1950 oleh prakarsa Ds. A.Z.R.Wenas dengan nama Rumah Sakit Kristen Protestan Tomohon yang selanjutnya disebut Rumah Sakit 'Bethesda'.
Ds. Wenas langsung merangkap sebagai Direktur. Tahun 1953 sempat dibuka Sanatorium dan Pusat Pemberantasan Penyakit Paru-paru di Kaaten Matani I sebagai cabang Bethesda, tapi digabung lagi tahun 1967 karena kekurangan dana.
Awalnya, Rumah Sakit 'Bethesda' hanya menempati bangunan sederhana bekas perkantoran GMIM dan gedung Sekolah Keterampilan Putri (Kopschool) di bagian Kamasi dengan kapasitas 60 tempat tidur. Lalu diupayakan pengadaan pendidikan perawat dan pembangunan gedung-gedung memadai.
Saat pergolakan Permesta tahun 1958, Bethesda bersama Sanatoriumnya sempat ditransformir menjadi rumah sakit tentara dibawah asuhan Dinas Kesehatan Angkatan Darat. Lalu diserahkan kembali pada GMIM dan memfungsikan kembali tahun 1962.
Rumah Sakit Bethesda menjadi pusat seluruh usaha dan lem-baga kesehatan GMIM. Pembangunan gedung barunya diawali 1980, dan tahap pertamanya diresmikan 6 November 1982. Tipenya tahun 1986 adalah C dengan kapasitas 230 tempat tidur (tahun 1967 baru 150 tempat tidur).
Sejumlah dokter yang sempat menjadi direkturnya adalah Prof. dr. R.D. Kandou (1965-1966), dr. Bert A.Supit sejak 6 Februari 1966, dr. Ny. Femmy Reppi-Mamesah dan dr. Boy E.R. Wajong, M.Kes, MM, dan sejak 2006 dr. Ny. Femmy Reppi kembali.

Sumber: Buku Tomohon, Kotaku, Oleh Adrianus Kojongian.
Dinas Pendidikan Nasional Kota Tomohon. 2006,