Waspada Daerah Rawan Longsor
Tomohon - swarakita.com 13/01-09
Melintas kawasan berbukit seperti di Tomohon, setidaknya harus ekstra hati-hati dengan ancaman alam. Kondisi hujan yang terus menerus mengguyur daerah rawan bencana longsor ini terus terjadi. Bahkan lebih mencengangkan, berkubik-kubik tanah yang longsor disertai dengan material berupa bebatuan besar dan pepohonan.
Kondisi ini terus berlanjut dari Minggu (11/1) hingga Senin (12/1) kemarin, dimana sejumlah titik lokasi longsor terjadi dan nyaris membuat ruas jalan Tomohon-Manado putus.
Dari pantauan harian ini, tanah longsor yang masih menutup badan jalan lintas Manado – Tomohon ini sampai ketingian 7 meter. Untungnya, sekitar pukul 11.00 Senin kemarin, longsoran tanah yang bercampur dengan akar pohon dan batu itu tidak sampai menutup seluruh badan jalan. Tapi karena setengah badan jalan telah tertutup, para kendaraan yang akan melalui jalan tersebut harus ekstra hati-hati, apalagi lokasi longsor itu tepat di tikungan dan jurang di sisi kiri dari arah Manado.
Dari keterangan para warga, terjadinya longsor itu dari Senin subuh lantaran hujan yang turun sangat deras. “Memang daerah ini kawasan rawan longsor. Hanya saja hingga siang ini belum ada tanda tanda dari pemerintah atau dinas terkait melakukan aksi pembersihan tanah longsor itu,” terang Om Nyong yang menga-ku warga Tomohon.
Parahnya lagi, warga tersebut mengatakan longsor sering terjadi karena selain posisi tanah yang miring tapi penyebab longsor lebih disebabkan tidak adanya pohon yang menahan tanah dan laju air dari atas gunung itu. “Pohon yang fungsinya menahan laju air dan tanah sudah tidak ada, pasti akan berdampak pada struktur tanah yan g tidak stabil seperti ini,” tandasnya.
Walikota Tomohon, Jefferson Rumajar dan Wakil Walikota Tomohon Sjennie Watoelangk-ow, sebelumnya telah menghim-bau untuk lebih waspada jika memasuki musim hujan. Apalagi warga yang bermukim di lokasi yang dinilai rawan akan bencana longsor dan banjir.(teem/rk)
Visitors :10814 Org
Hits : 44699 hits
Month : 465 Users



