|
BAU yang khas serta keindahan lingkungan dapat dirasakan ketika menyusuri kelurahan Lahendong, yang terletak diujung selatan Kota Tomohon. Dengan ciri khas tersendiri serta bau belerang, membuat orang selalu teringat akan kelurahan ini. Namun, itulah hal yang unik dan mampu mengangkat nama kelurahan Lahendong sampai ke mancanegara. Bahkan Lahendong dikenal sebagai lokasi Pengeboran Panas Bumi oleh PT Pertamina Geotermal.
Dari segi geografis, kelurahan ini memiliki luas wilayah ± 650 ha, terdiri dari pemukiman 70 ha, persawahan 20 ha, perkebunan 557 ha, lahan pekuburan 2 ha, dan perkantoran 0,2 ha. Petanian, menjadi komuditas andalan dan mata pencaharian sebagian besar masyarakat di Lahendong. Ini dibuktikan dari luasnya lahan perkebunan yang di dalamnya ditanami pohon kelapa, cengkeh, dan memiliki hutan lindung serta tanah ladang dan sawah yang menghasilkan jagung dan padi juga komoditi-komoditi lainnya. Secara Geografi, kelurahan Lahendong berbatasan dengan Kelurahan Tumatangtang (utara), Desa Leilem Kabupaten Minahasa (Selatan), sebelah Timur berbatasan dengan Desa Tondangow dan Pangolombian dan disebelah Barat berbatasan dengan Kelurahan Pinaras dan Desa Rambunan Minahasa. Jumlah penduduknya berkisar 2374 jiwa yang terdiri dari lakilaki 1267 jiwa, perempuan 1114 jiwa dan 668 kepala keluarga.
KENTAL DENGAN SENI BUDAYA Seni dan Budaya di kelurahan terkenal masih sangat kental. Hal ini sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota terlebih Bapak Walikota Tomohon Jefferson SM Rumajar SE yang sudah memberikan dana untuk pengembangan bidang seni dan budaya. Kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Tomohon Selatan ini memiliki 2 (dua) agama yang dianut yakni Kristen Protestan dan Katolik. Sedangkan dalam bidang pendidikan, terdapat satu buah TK Binaan yang dikelolah langsung oleh TP PKK Kelurahan Lahendong, dua buah SD, dan satu buah SLTP. Sementara dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, Kelurahan Lahendong dilengkapi dengan satu buah Balai Pengobatan.
POTENSI PARIWISATA Potensi yang paling menonjol diwilayah ini bergerak disektor pariwisata dengan adanya tempat wisata yang sudah lama dikenal seperti Danau Linow, Hutan Pinus, juga tempat pemandian air panas. Bahkan, oleh perkembangan yang begitu pesat area wisata tersebut dikembangkan dan diolah secara professional sehingga menjadi lebih baik, menawan, lebih indah dan menarik untuk dikunjungi sehingga semakin banyak pengunjung baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Danau Linow, meskipun saat ini telah dikelolah oleh pihak swasta namun tidak merubah ciri khas dan keunikannya. Danau ini sewaktu-waktu bisa berubahubah warna oleh karenanya danau ini sering dijuluki danau berwarna. Hutan Pinus, kenyamanannya senantiasa dirasakan ketika mengunjungi tempat ini, karena selain udaranya yang sejuk juga dipenuhi pohon-pohon pinus. Tempat pemandian air panas, bagi yang ingin berendam dan menikmati kehangatan air belerang, tempat inilah yang paling tepat, karena dari hasil riset membuktikan bahwa belerang dapat menyembuhkan segala penyakit kulit. Dari penuturan beberapa warga yang bermukim disekitar lokasi-lokasi wisata tersebut, dikatakan lokasi ini telah menjadi salah satu mata pencarian dan membantu mereka dalam meningkatkan kesejahteraan.
PEMERINTAHAN, PEMBANGUNAN DAN KEMASYARAKATAN Bidang Pemerintahan. Dalam rangka meningkatan pelayanan kepada masyarakat maka antara Lurah dan para perangkat perlu adanya saling koordinasi terutama dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. Para perangkat dibekali dengan pelatihan agar lebih efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Pelayanan kepada masyarakat adalah yang u t a m a, jangandi tunda besok apa yang boleh dilakukan sekarang” tutur Ny Faridah M Mende,SKep Ns Menurutnya, dengan prinsip demikian maka kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan tetap terjaga. Bidang Pembangunan. Pembangunan perlu dilakukan untuk menunjang perekonomian masyarakat seperti membuka jalan pertanian, membangun sarana dan prasarana serta infrastruktur jalan, jembatan, dsb. Ditahun 2008 pemerintah Kelurahan Lahendong bersama seluruh masyarakat mengupayakan pembangunan Balai Pertemuan Umum (BPU) dan Kantor Kelurahan Lahendong dengan anggaran 1,1 miliar. Bidang Kemasyarakatan. Kebersamaan dan gotong royong jelas nampak dalam kehidupan masyarakat. Kerukunan yang tercipta menghasilkan rasa saling menghormati dan saling membantu satu dengan yang lain. Tak heran, banyak organisasi sosial yang dibentuk dalam upaya meningkatkan persatuan persatuan dan kesatuan seluruh lapisan masyarakat.
DUKUNG TFF DENGAN PRESTASI Bicara prestasi, beberapa tahun terakhir telah banyak mengukir prestasi antaranya tahun 2005 menjadi Pembina Karang Taruna Terbaik dan mendapat Juara I Lomba merangkai bunga, tahun 2007 Juara I Pos Kamling Tingkat Kota Tomohon dan Juara II Tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) dan Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) Kelurahan Lahendong juga mendapat Juara I Tingkat Kota Tomohon, Juara II Tingkat Provinsi Sulawesi Utara, dan Juara III tingkat Nasinal. Di tahun 2008, Juara I Lomba Kebersihan Lingkungan tingkat Kota Tomohon juga diraih oleh Kelurahan Lahendong. Menjadi kebanggaan masyarakat, kelurahan ini dipersiapkan untuk mengikuti Lomba Kebersihan Lingkungan tingkat Provinsi Sulawesi Utara. “Pemerintah dan masyarakat Kelurahan Lahendong mendukung seluruh program Pemerintah Kota Tomohon dalam menjadikan Tomohon sebagai Kota Bunga. Terutama dengan diselenggarakannya event penting yakni Tomohon Flower Festival, yang diharapkan nantinya Tomohon akan mendunia dan dapat memberi dampak positif yakni; untuk mensejahterakan masyarakat,” tambah Lurah Faridah.
|